Puisi Perpisahan Sahabat Sejati Terbaru 2016

Advertisement
Advertisement
Puisi perpisahan sering dilantunkan pada perhelatan upacara perpisahan sekolah. Murid-murid diberi tugas untuk membuat puisi perpisahan yang kemudian dibacakan pada acara perpisahan berlangsung. Kata kata yang dirangkai dalam puisi haruslah memiliki kandungan yang membuat orang-orang merasa terharu sekaligus menumbuh rasa semangat. Jika hanya membuat terharu saja, maka makna dari sebuah perpisahan tidak akan didapatkan oleh para pendengar.

Setiap waktu yang kita jalani di dunia ini tidak akan ada yang selamanya. Momen-momen kebersamaan dengan keluarga, teman dan sahabat pasti akan menemui waktu dimana kita harus berpisah, baik itu perpisahan yang bersifat sementara ataupun perpisahan untuk selamanya. Semua orang pasti tidak akan menginginkan adanya perpisahan, namun kita semua harus sadar bahwa suatu saat perpisahan pasti akan terjadi.

Rasa sedih di saat ditinggalkan orang-orang yang kita cintai bisa dicurahkan dalam bentuk puisi. Puisi ini merupakan rangkaian kata yang dibuat seindah mungkin untuk menggambarkan suasana hati si pembuat puisi saat berpisah dengan seseorang yang dia cintai.
Puisi Perpisahan
Perpisahan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk membuat sebuah puisi bertemakan perpisahan. Meskipun sangat menyakitkan namun perpisahan tidak selamanya sesuatu hal yang buruk. Ada perpisahan yang bertujuan untuk suatu kebaikan, contohnya saja perpisahan dengan teman-teman sekolah, perpisahan dengan anggota keluarga yang telah menikah, perpisahan dengan orang tua karena kita harus sekolah di luar kota.

Apabila kita bisa memaknai betul apa sebenarnya arti dari sebuah perpisahan kita tidak akan merasa sedih disaat berpisah dengan orang-orang kita cintai, toh pada suatu waktu kitapun akan kembali bisa berjumpa dengan mereka. Yang menyakitkan dari sebuah perpisahan adalah ketika kita lalu saling melupakan.

Membuat sebuah puisi yang benar-benar berkualitas tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada orang yang baru bisa membuat puisi setelah membaca dan mendengarkan puisi yang ditulis oleh orang lain. Bukan berarti dia plagiator, tetapi dengan mendengar puisi karya orang lain dia akan bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat puisi baru yang benar-benar berbeda.

Puisi Perpisahan Sahabat Sejati Terbaru 2014 :

Judul Info
Puisi Perpisahan 1 - Harus Melupakanmu Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 2 - Berkumpul Bersama Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 3 - Catatan Perpisahan Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 4 - Senja Merah Jambu Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 5 - Pintu Perpisahan Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 6 - Perih Perpisahan Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 7 - Pergi Jauh Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 8 - Rindu Selamanya Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 9 - Kebersamaan Klik Disini Untuk Membaca
Puisi Perpisahan 10 -Perpisahan Dengan Pacar Klik Disini Untuk Membaca

Puisi Perpisahan 1 - Harus Melupakanmu

Tertusuk hati ini saat kau pergi demikian saja
Kau jatuhkan saya dalam waktu relatif cepat tanpa ada kau lihat
Kau remukkan jantungku sampai saya bagai mati rasa
Demikian sadis cinta ini membunuhku

Kau memanglah gadis dalam hati ini
Ku cobalah terus senantiasa setia serta menyayangimu
Menajaga perasaanmu sampai cinta kita terus abadi
Serta kau tidak dapat menjaganya untuk kebahagianmu

Melupakanmu tidaklah prasyarat yang gampang untukku
Melupakanmu membuatku mesti terdiam sejenak
Melupakanmu membuatku makin rindu untukmu
Sampai tangis air mataku tidak dapat kucurahkan lagi

Namun ini suatu jalan dalam kehidupanku
Mempunyai cinta yang belum setulusnya menerimaku
Sampai saya mesti dapat berkata dalam hati ini
Dalam semua nafasku kau mesti kulupakan
Selamat jalan untukmu kekasihku

 Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 2 - Berkumpul Bersama

bertahun kita berkumpul bersama
bertahun kita bergaul mesra
beratahun kita sharing sukai duka
bertahun kita bercanda ria

kita berbarengan bagai keluarga
kita berbarengan sama-sama dapat merasa
kita berbarengan sharing riang senang
kita berbarengan terasa bagai saudara

waktu kita berkumpul di kampus
banyak canda ria terdengar bersama
terkadang muncul rasa dengki iri
akan tetapi itu hanya sebentar serta pupus

ada rasa geram serta kecewa
namun di hari ini kita lebur jadi sama-sama memaafkan
ikatan tangan serta batin yg makin terasa
saya serta kau seluruhnya yaitu saudara

hari ini kita kumpul bersama
waktu paling akhir kita berkumpul bersama
semasing berupaya merampungkan kuliah tuk hari esok yg ceria
semoga itu seluruhnya selesai dengan bahagia
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 3 - Catatan Perpisahan

Kasih..,
hujan yang turun
mengguyur kota kita senja tadi
tidak dapat menyirami hatiku
yang kering lantaran duka

kelihatannya ada kemarau panjang di hatiku
mungkin saja selama jarak serta waktu
yang menemani perpisahan ini

saat jemari tidak mampu lagi menggenggam
saat peluk cuma melingkar di ruangan kosong
cuma lengang kehilangan
serta kesendirian yang bisu

kekasihku..,
Desember kita yang kelabu
Januari kita yang biru
saat ini bungkam dalam catatanku
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 4 - Senja Merah Jambu

yang merona bagai pipimu

saya pernah menaburkan mimpi
kau juga menumpukan harapan bukan?
serta kita keduanya sama mengumbar kemesraan

lantas mendung menggulung

satu lagi kemesraan yang robek dalam gerimis
sesaat saya belum mencatatnya juga sebagai kenangan

sesaat kau masih tetap saja menyalahkan waktu
serta saya memaki gurat-gurat takdir

Ah,
inilah cinta kita
serpihan mimpi yang kuhamburkan
mungkin saja juga sebagai masa lalu yang luput dari ingatan
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 5 - Pintu Perpisahan

untung tidak dapat dicapai
malang tidak dapat ditolak
bagai lumayan siang serta malam
pertemuan serta perpisahan
yaitu pasangan dalam kehidupan

bahagia serta derita
yaitu dua sisi
dari koin yang sama

tapi
saya tidak berani mengundi diri

seluruhnya kemungkinan terbuka
bagai pintu terbuka
untuk perpisahan ini
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 6 - Perih Perpisahan


Perih memanglah bila kata perpisahan
Mesti berdasar pada hati yg sudah bertautan..
Namun apalah daya kita tidak dapat melawan
karna itu telah jadi kuasa Tuhan...

Saya hanya manusia biasa
yang penuh dg noda & dosa
cuma dapat pasrah & berdo'a
pada takdir yang Kuasa...

Manusia cuma dapat buat berusaha
Akan tetapi Tuhan lah yg memastikan semuanya..
Hidup, mati,, sulit, bahagia,, bersua & berpisah
seluruhnya atas kehendaknya....

Indahnya pertemuan...
buat sekarang ini mesti selesai dg kata perpisahan..
Walaupun berat hati yg saat ini ku rasakan
Akan tetapi saya tidak dapat buat melawan kuasa Tuhan...

Lanjutkanlah perjalanan hidupmu
Serta saya lumayan bakal ikuti langkah kakiku
kemana juga arah yg di menuju...
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 7 - Pergi Jauh

Misal saya tidak bermanfaat lagi
Atau telah tidak ada makna,,
Biarlah ku jauh pergi
Undurkan langkah kaki...

Saat ini waktunya saya PAMIT undur diri
dengan berat hati
ku cobalah melangkahkan kaki
walau kesunyian yg kan ku temui...

Selamat berpisah
Janganlah dibiarkan air mata membasahi muka...
Tersenyumlah
Relakan saya mengambil langkah....

Selamat tinggal..
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 8 - Rindu Selamanya

waktu kebersamaan mesti terpisahkan
waktu saat yang indah mesti terhancurkan
waktu hati yang bahagia mesti tergores luka kehilangan
serta waktu mata yang indah melihat kedamaian mesti tertutup dengan kegelapan..

begitu perih..
begitu perih hati ini merasakannya..
waktu saya serta kalian mesti terpisah..
sewaktu kalian dekap saya,,

sewaktu kalian peluk aku
dalam ikatan persahabatan yang mendalam
ternyata… mesti tersingikirkan
dengan suatu kata perpisahan…..

rekan..
makin dekat kita dengan saat itu..
di mana saat yang bakal memisahkan kita

saya tidak mampu.
sungguh tidak mampu.
mesti melihat jejak-jejak kalian meninggalkan saat itu…
saya tidak mampu mesti ada tanpa ada canda-tawa-haru kalian yang slalu ada disetiap harinya…

rekan..
saya mohon..
waktu detik-detik saat itu datang..

kenanglah aku
ingatlah saya disetiap lembaran-lembaran buku hatimu
kenanglah, canda-tawa-haru yang terlukis di antara kita…

rekan..
walaupun berat hati menahan..
menahan rasa kehilangan..
kehilangan kalian, kalian yang aka slalu saya rindukan

terimakasih rekan…
kalian sudah isi hari-hariku dengan indah
saya bakal senantiasa rindukan kalian
Kembali Ke Daftar Puisi

Puisi Perpisahan 9 - Kebersamaan

Bermula dari suatu pertemuan yang berkembang jadi kebersamaan,
Yah,, makin tepatnya suatu keakraban.
Lajur kehidupan memanglah di takdirkan buat berputar, begitupun alur narasi ini

Masih tetap teringat terang oleh ku waktu kita belajar berbarengan,,
tertawa serta bermain berbarengan,,

Tawamu, senyum mu terlukis indah dibenakku,, Saat ini, hatiku tergores kesedihan
Saat terucap salam perpisahan
Walaupun air mataku tidak berlinang
Bukanlah bermakna satu kerelaan

Saat-saat langkah terayun
Jarak kita-pun makin membentang
Akankah seluruhnya jadi terkenang
Atau tenggelam terbawa gelombang
Bahkan juga mungkin saja terkubur oleh saat serta keadaan

Kakak serta abang ku,,
bisakah daku meminta sedikit lagi saat berbarengan mu??

Sedikit saat buat kita bermain berbarengan,,
Sedikit saat buat kita tertawa berbarengan,,

Daku takut kak,,
takut kalian melupakan kami..
takut kalian mengacuhkan kami

Saya tidak pernah inginkan perpisahan ini terjadi
Terasa saat ini cepat sekali berputar

Janganlah pernah menyesal
lantaran pernah mengetahui kami Janganlah pernah melupakan
bahwa kita pernah bersenda tawa
mengukir cerita menabjubkan

Terima kasih kuucapkan kepadamu
Yang sudah mengubah duniaku
Terima kasih sudah sharing saat dengan kami Serta terima kasih sudah jadi narasi dalam kehidupan kami.
Kembali Ke Daftar Puisi

  Puisi Perpisahan 10 - Taman Surga

Hujan rintik, menetes perlahan-lahan jatuh kebumi
Tanahpun basah sebasah Pipi ini waktu Ditinggalkan Olehmu
Waktu kau langkahkan Kakimu
kau Buyarkan semangatku
semangat buat Mencapai mimpi-mimpi

Oh perpisahan ini
Ku senandungkan waktu saya Merintih
ku Tumpahkan di Lipatan hatiku
supaya Meresap keseluruh liku-liku Perasaan hatiku

Oh Perpisahan ini
Ku Taburkan Dalam mimpiku
supaya Seluruhnya Terbaur
menyatu dalam kalbu

dalam sedih ini ku Senandungkan Puisi perpisahan
supaya dunia ini mengerti
Jiwa ini Bersedih

Ah sudahlah
tidak ada gunanya saya bersedih
tidak ada Gunanya saya meratapi diri
biarlah, biarlah seluruhnya berlalu
seluruhnya pasti ada hikmahnya
seluruhnya pasti jalan sesuai sama gagasan serta ketetapaNya
ketentuan sang kuasa.
Kembali Ke Daftar Puisi

Beberapa puisi perpisahan sahabat terbaru untuk anda pakai pada acara perpisahan atau puisi perpisahan yang kami tampilkan di sini bisa anda jadikan inspirasi, referensi dan juga patokan untuk membuat puisi baru bertemakan perpisahan.

Advertisement